SATURN x RETURN
...re-aligning myself.
Kalo di dalam ilmu astrologi, umur 27-30 tahun lagi berada di fase hidup Saturn Return. Ini merujuk pada planet Saturnus yang telah melakukan satu putaran mengorbit pada matahari. Kalau perhitungan secara ilmiah, Saturnus mengelilingi matahari sekitar 29 tahun atau 10.756 hari di bumi.
Lalu apa artinya dalam konteks astrologi si saturn return ini? Dalam fase ini, dipercaya bahwa kita sedang menuju ke usia matang menuju dewasa dan akan banyak perubahan dalam hidup serta re-aligning hal-hal yang mungkin tidak cocok dengan kita.
Dan gw merasa gw lagi di fase ini dalam sebulan terakhir.
Beberapa waktu terakhir, gw merasa banyak hal yang shifting, perubahan yang berasa banget itu adalah gw makin banyak ngelakuin hal-hal yang ga terlalu serius dan lebih gw enjoy daripada yang sebenernya gw ga enjoy-enjoy banget. Misalnya, gw lebih banyak main game sekarang, beli banyak game, ketimbang ngulik konten soal pengembangan diri lagi. Bukannya ga enjoy dengan pengembangan diri, tapi hal yang gw explore sekarang yang lebih gw suka aja. Mungkin hal-hal yang kurang gw perhatiin tentang karier dan keuangan. Sekarang gw lebih banyak explore di way of life, filosofi, teknologi.
Terus, hustle culture dan productivity yang mungkin selama 4-5 tahun terakhir gw coba dalemin malah jadi ga terlalu relevan lagi dengan gw. Setiap kali ada konten yang berhubungan dengan meningkatkan produktivitas gw malah skip, gw malah lebih suka santai aja.
Sekarang pun gw jadi lebih banyak ngelakuin hal-hal yang gw seneng waktu kecil, gambar, nonton anime, berimajinasi, storytelling, namun kali ini gw bisa share lebih banyak di social media aja. Contohnya ada di bawah ya.
Enable 3rd party cookies or use another browser
Terakhir, hal yang masih gw coba untuk ubah adalah tentang beliefs atau pemahaman kalau santai aja, bukan kerjaan yang serius kayak dokter, sales, ahli keuangan, dan sebagainya ga bisa menghasilkan. Padahal kalau kita mau lihat lebih luas dan lebih detail lagi, banyak kok orang yang kerjanya purely di seni atau bidang creative bisa menghasilkan, yang perlu di-tweak ya gimana bisa balance dengan business side-nya.
Sebagai contoh, di Indonesia udah banyak seniman yang bisa full-time dari jualan hasil karya. Contohnya ini, dari Tenka Street salah satu pencapaiannya adalah bisa skala nasional dengan karakter-karakternya muncul di bus Transjakarta. Dan contoh lainnya adalah Liunic On Things yang udah bisa collab dengan brand besar seperti Kopi ABC ini.
Contoh lainnya adalah Critical Role, sekumpulan voice actor dari Amerika Serikat yang merekam diri mereka bermain Dungeons & Dragons. Fast forward ke 10 tahun kemudian, selain rekaman itu yang bisa jadi duit, merchandise dari karakter mereka bisa menghasilkan juga. Bahkan dari permainan yang pakai imajinasi, bisa jadi official animated series juga. Dan yang paling besar menurut gw adalah mereka bisa menciptakan Table Top Roleplaying Games (TTRPG) atau board game sendiri yang bernama Daggerheart.
Jadi ya itu shifting yang lagi terjadi sih, emang ga selalu berjalan mulus juga sih, tapi gw (mencoba) enjoy the process.
goodbye ππand good night ππ₯




